You are currently viewing Biaya Marketplace Naik Lagi? Saatnya UMKM Cari Untung dari Pasar Luar Negeri

Biaya Marketplace Naik Lagi? Saatnya UMKM Cari Untung dari Pasar Luar Negeri

Bayangkan seorang seller fashion asal Bandung. Order masih ramai, rating toko masih bagus, tapi setiap akhir bulan profitnya makin tipis. Bukan karena produknya tidak laku, melainkan karena biaya platform, iklan, dan subsidi ongkir pelan-pelan memakan margin.

Biaya marketplace naik bukan cuma masalah angka kecil di dashboard. Untuk UMKM dan seller online, kenaikan biaya layanan bisa langsung memotong margin, membuat harga jual makin sulit bersaing, dan akhirnya memaksa bisnis mencari channel penjualan baru.

UMKM ekspor

Masalahnya: Seller Lokal Makin Terjebak Omzet Besar, Profit Kecil

Banyak seller Indonesia selama ini terlalu bergantung pada satu atau dua marketplace lokal. Saat biaya admin, komisi, iklan, retur, dan subsidi ongkir naik bersamaan, keuntungan yang dulu terasa aman mulai menipis. Kalau harga dinaikkan, risiko order turun. Kalau harga ditahan, margin habis.

  • Biaya layanan platform
  • Iklan marketplace
  • Program gratis ongkir
  • Retur dan komplain

By Data: 5 Tahun Lagi Pasar Akan Lebih Besar, Tapi Belum Tentu Profit Seller Ikut Naik

Pasar terus tumbuh
E-commerce Indonesia diproyeksikan hampir 2x lebih besar dalam 5 tahun ke depan.

Persaingan seller makin ketat
Biaya marketplace, iklan, promo, dan perang harga membuat margin seller semakin tertekan.

Seller butuh pasar baru
Menjual ke luar negeri bisa jadi cara membuka sumber pendapatan baru, tanpa hanya bergantung pada marketplace lokal.

Source: Statista & e-Conomy SEA

kirim ke luar negeri

Peluangnya: Produk Lokal Bisa Punya Harga Jual Lebih Menarik di Luar Negeri

Pasar luar negeri membuka peluang harga jual yang berbeda. Barang yang di Indonesia terlihat biasa bisa dianggap unik oleh pembeli di negara lain. Contohnya batik, mukena, hijab, sambal kemasan, kopi lokal, snack Indonesia, produk aromaterapi, hampers khas Nusantara, dan kerajinan.

• Market Lebih Luas — Seller tidak hanya berebut pembeli lokal, tapi mulai menjangkau pembeli lintas negara.
• Harga Jual Lebih Fleksibel — Produk lokal bisa punya positioning premium di negara tujuan.
• Mulai dari Paket Kecil — Tidak harus ekspor kontainer. UMKM bisa mulai dari kirim paket ke luar negeri secara bertahap.
• Channel Baru — Bisa masuk marketplace negara tujuan, Shopify, reseller, atau pre-order komunitas diaspora.

jasa pengiriman barang ke luar negeri

Start with 3 Simple Steps

1. Pilih produk yang paling siap dijual
Mulai dari produk best seller, margin sehat, ringan, dan mudah dikemas.

2. Test pasar ke negara terdekat dulu
Malaysia dan Singapore bisa jadi target awal karena jarak lebih dekat dan market lebih familiar.

3. Konsultasikan ongkir, kirim kecil, lalu scale up
Cek biaya kirim, mulai dari beberapa order kecil, lalu perbesar ketika produk mulai repeat order.

Biaya Marketplace Naik? Jangan Tunggu Profit Makin Tipis.

RaySpeed Asia bantu seller mulai kirim paket ke luar negeri dengan lebih mudah — dari cek ongkir, pickup, dokumen, sampai tracking dalam satu alur pengiriman.