Pernah Punya Masalah Saat Kirim Barang ke Singapore? Mungkin Karena Ini.

Apa saja sih yang harus dipersiapkan dan menjadi perhatian untuk pengiriman barang ke Singapore?

Pertama, apabila berupa barang baik itu kalender, contoh barang, dan lainnya, pastikan selain barang yang akan dikiriman kita harus siapkan juga invoice barang yang menyatakan nilai dari barang tersebut.

Nilai barang pada invoice akan berpengaruh pada nilai GST (Goods & Service Tax) yang harus di bayarkan penerima barang di Singapore. Mungkin dengan kata lain bisa dibilang GST ini sama dengan Bea Masuk dan Pajak impor apabila di Indonesia. Namun, perhitungan GST di singapore sangat sederhana, selama nilai barang anda dibawah SGD 400 (nilai CIF), maka GST nya adalah NOL. Namun Apabila diatas SGD 400 (CIF), maka akan di kenakan tarif datar sebesar 7% dari nilai invoice.

Siapa yang harus membayar GST ini? nah ini hal menarik sekali. Banyak pengirim di Indonesia kurang paham dengan GST ini. Sehingga beberapa kali ditemukan GST ini yang harus membayar adalah pengirim. GST seperti yang dijelaskan tadi adalah seperti bea masuk dan pajak impor yang notabene adalah penerimaan negara terkait. Tentunya yang bertanggung jawab untuk membayar GST ini adalah pengimpor barang, bukan pengiriman barang.

Kedua, pastikan bahwa kemasan yang anda gunakan adalah bagus dan aman. Kenapa? Singapore adalah salah satu negara yang menjadi HUB utama untuk pengiriman kenegara-negara lain. Misalkan anda melakukan pengiriman barang ke Jepang dari Indonesia, beberapa penerbangan akan transit ataupun ganti pesawar di Singapore. Begitupula untuk dari Thailand, Vietnam, dan lainnya. Jadi terbayang kan bagaimana volume barang yang akan ada di Singapore?

Ketiga, pastikan anda menuliskan pada resi kiriman alamat yang jelas dan detail juga nomor telepon penerima barang. Walaupun Singapore tidaklah terlalu besar, namun penulisan alamat khususnya apabila terletak di gedung, jangan lupakan menuliskan Lantai gedungnya. Kenapa harus ada nomor telepon? Hal ini hanya untuk memastikan saja, karena pada saat pengiriman di hantarkan ke area perkantoran, tentunya penerima awal adalah Resepsionis kantor. Jangan heran apabila tanda terima di resi bukanlah nama orang, tapi adalah hanya berupa stempel perusahaan (Company Stamp).

Tidak perlu takut, di Singapore, tidak sembarang orang ataupun bagian dari perusahaan berani membubuhkan company stamp. Karena ketatnya hukum perusahaan disana, maka company stamp pada resi kiriman adalah merupakan bukti otentis sekali bahwa kiriman telah diterima.  Silahkan hubungi Reza (0811167829 / email : reza@rayspeed.com) untuk informasi lebih lanjut atau ingin dikunjungi oleh tim Rayspeed Asia.

Oleh : Ricky Rizky, Msc - Marketing Director of Rayspeed Asia